ANALISIS LOMPAT JAUH
OLEH
MIRJA SAPUTRA
1206104020025
FKIP UNIVERSITAS SYIAH KUALA BANDA ACEH
Deskripsi
Lompat jauh merupakan suatu
gerakan melompat sejauh-jauhnya yang didahului dengan lari, awalan kemudian
diteruskan dengan menolak pada papan tumpuan, baru lepas tapak, melayang di
udara, dan akhirnya mendarat kembali pada bak pasir. Perlu ditekankan di sini
bahwa gerakan- gerakan tersebut di atas
merupakan suatu rangkaian
gerakan yang berkelanjutan atau
tidak terputus-putus.
2.
HUBUNGAN JARAK AWALAN, PANJANG TUNGKAI, DAN KECEPATAN DENGAN PRESTASI LOMPAT
JAUH
Dalam menganalisis lompat jauh gaya jongkok
ini kami mengambil sampel 5 orang pelompat dengan tinggi badan rata-rata
165-167 cm, panjang tungkai rata-rata 94-97 Cm, dan jarak awalannya 30 meter.
berikut data-data pelompat tersebut.
Naman : ALI ARWANSYAH
NIM :
12061040200
Jenis Kelamin : LAKI-LAKI
Alamat :DARUSSALAM
NO
|
ITEM TES
|
HASIL TES
|
1
2
3
4
5
6
|
TINGGI BADAN
PANJANG TUNGKAI
LEBAR PAHA
LEBAR BETIS
JARAK AWALAN DAN KECEPATAN BERLARI
JAUH LOMPATAN
|
165 CM
94 CM
46 CM
32 CM
4,98 S/30 M
5,70 M
|
Naman :
RAHMAT IKBAL
NIM : 1206104020049
Jenis Kelamin : LAKI-LAKI
Alamat : AJUN
NO
|
ITEM TES
|
HASIL TES
|
1
2
3
4
5
6
|
TINGGI BADAN
PANJANG TUNGKAI
LEBAR PAHA
LEBAR BETIS
JARAK AWALAN DAN KECEPATAN BERLARI
JAUH LOMPATAN
|
167 CM
96 CM
51 CM
33 CM
5,30 S/30 M
5,75 M
|
JARAK
AWALAN YANG DIAMBIL
Jarak awalan tergantung dari kemampuan masing-masing atlit. ada atlit yang dalam jarak relatif
pendek sudah mampu mencapai
kecepatan maksimal, Sedangkan
bagi atlit yang lain yang dalam jarak relatif jauh baru mencapai kecepatan maksimal.
dalam jarak yang relatif pendek minimal
jaraknya 30-40 meter, sedangkan jarak yang relatif jauh minimal 40-50 meter
Pada lompat jauh
tahapan awalan berguna
untuk mendapatkan kecepatan yang maksimal sebelum
mencapai papan tumpuan. Awalan dilakukan dengan berlari
yang semakin lama
mendekati kecepatan maksimal, namun masih terkendali
(terkontrol) untuk melakukan tolakan. Sehingga kecepatan dari
awalan akan menghasilkan satu gaya dorong
ke depan secara maksimal.
Tujuan dari
ancang-ancang seperti dijelaskan oleh
Djumidar (2001: 12) adalah sebagai berikut:
Tujuan dari ancang-ancang adalah untuk mendapatkan
kecepatan horisontal yang setinggi- tingginya agar dorongan
masa ke depan lebih besar. Di samping memperhatikan penyaluran kekuatan pada gerak
berikutnya”.
Berkaitan dengan kecepatan lari awalan pada lompat jauh, maka
perlu juga dipahami
pada jarak berapa
kecepatan maksimal lari
itu
diperoleh sehingga nantinya dalam menentukan jarak awalan kecepatan
maksimal tersebut dapat tercapai.
Hal tersebut menurut Eddy
Purnomo (2011: 14)
menjelaskan bahwa
“awal mula berlari jumlah frekwensi langkah sampai jarak 20 m mendapatkan frekwensi langkah yang
tinggi, tetapi pada panjang langkah
akan nampak meningkat sampai jarak 40 m dan panjang
langkah selanjutnya hampir sama panjangnya”.
Menurut Imam Hidayat
(2000: 99) menjelaskan bahwa
“seorang pelari 100 m, pada jarak 15 sampai 50
m yang pertama (setelah start) kecepatannya meningkat (percepatan positif)
selanjutnya setelah 50 m
kecepatanya tetap/ konstan, dan menjelang
garis finish kecepatannya menurun (diperlambat)”.
Jadi jarak awalan
dalam lompat jauh sangat menentukan jauhnya lompatan, karna semakin jauh jarak
awalan yang di ambil maka semakin cepat untuk berlari dan mendapatkan hasil
lompatan yang maksimal.
Disini jarak awalan
yang di maksud adalah 30-50 meter untuk mencapai kecepatan berlari yang
maksimal dan hasil lompatan yang maksimal
PANJANG
TUNGKAI
Menurut Amari ( 1996 : 175 ),
Panjang tungkai adalah ukuran panjang tungkai seseorang mulai dari alas kaki sampai trochantor
mayor, kira-kira pada bagian tulang yang
terlebar di sebelah luar paha dan bila paha digerakkan tronchantor mayor dapat diraba dibagian
atas dari tulang paha
yang bergerak.
Seseorang olahragawan
yang memiliki proporsi badan tinggi biasanya diikuti dengan ukuran tungkai yang panjang tapi tidak selalu memberikan keuntungan apabila
tidak diikuti oleh komponen pendukung lainya seperti kemampuan biomotor,
teknik, koordinasi, serta proporsi fisik
yang bagus
di dalamnya.
semakin panjang
tungkainya dan di ikuti
komponen lainnya akan memberikan jangkauan langkah yang semakin panjang sehingga waktu yang diperlukan untuk menempuh suatu jarak tertentu dalam
lari akan semakin pendek, dengan kata lain
waktu tempuhnya menjadi lebih cepat dan energi yang dikeluarkan semakin sedikit.
KECEPATAN
BERLARI
Kecepatan
lari sangat
tergantung pada kemampuan
atlet untuk melakukan
tolakan sejauh-jauhnya. Untuk
memperolah hasil yang maksimal ada beberapa unsur yang
mempengaruhi, diantaranya adalah unsur teknik dan unsur fisik.
Kemampuan lompat jauh sangat ditentukan oleh kecepatan lari pada
waktu melakukan awalan.
Untuk dapat melompat jauh ke depan
diperlukan berlari secepat
mungkin bertujuan untuk meningkatkan kecepatan horizontal
secara maksimal tanpa menimbulkan hambatan pada waktu melompat. Makin cepat dalam melakukan lari pada waktu awalan akan dapat
menghasilkan lompatan yang jauh.
LEBAR
PAHA DAN LEBAR BETIS
Banyak pengaruh yang
ditimbulkan oleh lebar paha dan lebar betis, salah satunya menghambat kecepatan
untuk berlari dan melayang di udara.
KESIMPULAN
Jadi ada hubungan
yang signifikan antara jarak awalan, kecepatan berlari, panjang tungkai, dan
lebar paha dan betis dengan prestasi lompat jauh.
Berdasarkan kajian tori
di atas dapat di simpulkan bahwa
1.Hubungan
panjang tungkai dengan prestasi lompat jauh
semakin panjang tungkainya dan di ikuti
komponen lainnya akan memberikan jangkauan langkah yang semakin panjang
sehingga waktu yang diperlukan untuk menempuh suatu jarak tertentu dalam lari
akan semakin pendek, sehingga menghasilkan lompatan yang maksimal.
2. Hubungan jarak awalan dengan prestasi lompat jauh
Jadi jarak awalan dalam lompat jauh sangat
menentukan jauhnya lompatan, karna semakin jauh jarak awalan yang di ambil maka
semakin cepat untuk berlari dan mendapatkan hasil lompatan yang maksimal.
3. Hubungan kecepatan berlari dengan prestasi lompat jauh
Kemampuan lompat jauh sangat ditentukan oleh kecepatan lari pada waktu melakukan awalan. Untuk dapat melompat jauh ke depan diperlukan
berlari secepat mungkin bertujuan untuk
meningkatkan kecepatan horizontal secara maksimal tanpa menimbulkan hambatan pada waktu melompat. Makin cepat dalam
melakukan lari pada waktu awala akan dapat menghasilkan lompatan yang jauh.
Mirja Saputra : semoga bermamfaat ya gan..






0 Comments
kritik dan saran saya harapkan, agar bisa menjadi motivasi bagi saya untuk menjadi pribadi yang jauh lebih baik ke depannya