PENGERTIAN BOLA VOLI
Bola voli merupakan salah satu cabang olahraga yang tergolong dalam permainan bola besar. Olahraga ini banyak diminati oleh para pelajar maupun masyarakat indonesia. Karena permainan bola voli memang menjadi salah satu alternatif olahraga pilihan yang cukup mudah untuk dikuasai. Secara umum, pengertian bola voli adalah sebuah olahraga beregu yang jumlah pemainnya terdiri dari 6 orang dan cara memainkannya adalah dengan memantulkan bola melalui tangan atau semua bagian tubuh untuk meraih kemenangan.

Menurut Aip Syaifudin dan Muhadi, pengertian bola voli adalah permainan olah raga yang dimainkan oleh dua regu, dimana setiap regu terdiri dari 6 orang pemain. Masing-masing regu berusaha untuk memukul dan menjatuhkan bola ke dalam lapangan lawan melewati bagian atas net serta mencegah regu lawan menjatuhkan bola ke dalam lapangan. Tujuan olahraga ini adalah memukul bola hingga melewati net sekaligus menjatuhkannya ke lantai lapangan di area lawan. Cara memukul bolanya pun tidak boleh sembarangan, karena ada teknik-teknik tertentu yang harus dikuasai para pemain.

TUJUAN PERMAINAN
Berbicara mengenai tujuan permainan bola voli, banyak orang awam yang sering memainkan permainan ini, bahkan sampai mengusai semua tekniknya, baik teknik smash bola voli maupun teknik lainnya. Tapi ternyata, tak banyak dari mereka yang paham apa sebenarnya arti dan tujuan dari permainan bola voli.
  1. Tujuan permainan bola voli ialah melewatkan bola di atas net supaya bisa jatuh menyentuh lantai daerah lapangan lawan dan untuk mencegah usaha yang sama dari tim lawan.
  2. Menjaga kesehatan tubuh. salah satu tujuan olahraga tidak lain adalah untuk mencapai kesehatan.
  3. Mencari Prestasi. Dengan menguasai teknik dan skill yang mumpuni dalam permainan bola voli, dapat menjadikan kita seorang atlet dan dapat menjadi sumber penghasilan kalau kita berhasil mendapatkan prestasi dari setiap event atau lomba.
  4. Memperagakan teknik dan taktik bermain bola di lapangan untuk mencapai kemenangan dalam setiap pertandingan.
  5. Membentuk solidaritas atau mencari teman. Dengan banyak pengalaman dalam bermain, akan memperbanyak teman club atau teman bermain bola voli yang baik.
SEJARAH BOLA VOLI
Olahraga bola voli diciptakan pertama kali oleh William G. Morgan di sekitar akhir abad 19. William G. Morgan dahulunya bekerja di Young Men’s Christian Association (YMCA) di Massachusetts, khususnya di bidang pendidikan jasmani. William G. Morgan awalnya terinspirasi dari basket yang diciptakan oleh James Naismith. William rupanya ingin menciptakan sebuah permainan untuk orang-orang tua, sebuah olahraga yang tidak terlalu menuntut kekuatan fisik seperti berlari. Dari sinilah William akhirnya menciptakan permainan yang diberi nama mintonette. Mintonette yang dikenal sebagai voli di zaman sekarang ini merupakan olahraga yang menggabungkan unsur basket, bulu tangkis, hingga baseball. Seiring dengan berjalannya waktu, mintonette disukai oleh banyak orang dan permainan ini pun semakin berkembang. Namanya pun resmi berubah menjadi volleyball (bola voli) pada tahun 1896.

Di Indonesia sendiri, permainan bola voli ini sudah dikenal sejak masa penjajahan. Negara Belanda dulunya “membawa” olahraga ini ke Indonesia dan memainkannya bersama golongan bangsawan. Sejak saat itulah olahraga voli terus mengalami perkembangan, terutama setelah Indonesia merdeka. club-club bola voli mulai bermunculan di berbagai daerah. Pada tahun 1955, akhirnya dibentuklah sebuah organisasi untuk olahraga voli, yaitu PBVSI.

PERATURAN BOLA VOLI
Salah satu syarat untuk bisa memainkan bola voli adalah memahami peraturannya. Olahraga ini pun memiliki sejumlah aturan yang berkaitan dengan hal teknis, pelanggaran, serta penghitungan skor.

A. Aturan Main dan Pelanggaran
  1. Setiap tim terdiri dari enam orang. Ada empat peran yang harus dimiliki setiap tim, yaitu spiker, toser, defender, dan libero.
  2. Jumlah pemain dalam satu tim minimal empat orang.
  3. Permainan dimulai dengan lempar koin untuk menentukan tim mana yang berhak melakukan servis pertama kali.
  4. Servis dilakukan di luar garis lapangan dan bola harus bisa melewati net.
  5. Bola dinyatakan out apabila keluar dari garis lapangan.
  6. Pemain harus melakukan passing, smash, dan teknik lainnya di area lapangannya sendiri. Artinya, pemain tidak boleh sampai melewati batas net atau masuk ke area lawan.
  7. Bola dinyatakan masuk apabila sudah menyentuh lantai dan berada di dalam garis lapangan permainan.
  8. Pemain hanya boleh memukul/memantulkan bola, bukan menangkap atau melemparnya seperti pada permainan basket. Menangkap dan melempar bola akan dinilai sebagai suatu pelanggaran.
  9. Pemain boleh menggunakan anggota tubuh mana saja untuk memantulkan bola. Pemain dianggap melakukan pelanggaran apabila memantulkan bola dengan cara menendang.
  10. Tidak ada batasan untuk pergantian pemain dan boleh dilakukan berkali-kali.
  11. Pemain dilarang menyentuh net secara sengaja maupun tidak sengaja.
  12. Berbicara kasar, baik kepada tim lawan maupun wasit, bisa dianggap sebagai pelanggaran.
B. Penghitungan Skor
Permainan bola voli biasanya berlangsung selama 2–3 set. Dua babak pertama akan menentukan apakah set tambahan perlu dilakukan atau tidak. Apabila ada tim yang langsung memenangkan dua set secara berturut-turut, pertandingan tidak perlu dilanjutkan. Tim yang menang tadi langsung dinyatakan sebagai pemenang. Bila kedua tim sama-sama menang di dua set pertama, pertandingan akan berlanjut sampai set ketiga. Babak inilah yang akan menentukan siapa pemenangnya.
Sementara untuk penghitungan skor, olahraga ini menggunakan sistem rally point dengan jumlah poin 25. Artinya, tim yang mendapatkan poin 25 terlebih dahulu akan dinyatakan menang di babak tersebut. Akan tetapi, apabila terjadi skor seri (misalnya 24-24), poin kemenangan akan berubah. Pertandingan otomatis dilanjutkan sampai ada salah satu tim yang berhasil memimpin dengan selisih dua angka.

C. Ukuran Lapangan Bola Voli
Sama seperti olahraga lainnya, voli juga dimainkan di lapangan dengan ukuran tertentu. Tak hanya luas lapangan, Anda juga harus mengetahui setiap aspek yang ada di dalamnya, termasuk net dan bola.

a. Lapangan Bola Voli
  1. Panjang : 18 meter
  2. Lebar : 9 meter
  3. Lebar garis lapangan : 5 cm
  4. Area serang : 3 meter dari garis tengah
  5. Panjang area servis : 3 meter di belakang garis lapangan
b. Net Bola Voli
  1. Tinggi net untuk voli putra : 2,43 meter
  2. Tinggi net untuk voli putri : 2,24 meter
  3. Panjang net : 9 meter
  4. Lebar net : 1 meter
  5. Jarak tiang net dengan garis tepi lapangan :  0,5–1 meter
  6. Lebar pita tepian net : 5 cm
  7. Ukuran jaring : 10 cm (berbentuk persegi)
  8. Tinggi antena : 80 cm di atas net
c. Bola Voli
  1. Bahan : kulit atau yang sintetis
  2. Bentuk : bulat sempurna
  3. Diameter : 18–20 cm
  4. Keliling lingkaran : 65–67 cm
  5. Berat : 260–280 gram
  6. Tekanan : 4,26 – 4,61 hPa/psi
TEKNIK DASAR BOLA VOLI
Teknik dasar Permainan Voli terbagi menjadi 4 yaitu Block, Service, Smash atau Spike dan Passing, dimana semua teknik ini harus dikuasai oleh semua pemain bola voli. Yang nantinya akan ada yang lebih ditonjolkan sesuai posisi pemain, semisal sebagai toser kalian harus mahir dalam memberi umpan atau passing kepada pemain yang akan melakukan smash. Berikut adalah penjelasan dari masing-masing gerakan.

A. Teknik Dasar Gerakan Service
Teknik dasar service adalah pukulan yang dilakukan dari daerah garis belakang lapangan permainan hingga melambung ke atas net dan mendarat di dalam daerah lawan. Teknik Service dilakukan saat awal permainan, saat terjadi penambahan point dan terjadi pelanggaran. Teknik Service memiliki 4 macam yaitu Service Bawah, Service mengapung atau Floating overhand, Overhand round-house service, dan jumping service.

1. Teknik Service Bawah
Teknik service bawah biasa dilakukan oleh pemula karena teknik ini adalah teknik yang paling mudah dan umum digunakan. Teknik service bawah dilakukan dengan cara:
Pegang bola dengan tangan kiri sejajar dengan pinggang.
  1. Badan sedikit membungkuk
  2. Ayunkan tangan kanan untuk memukul bola dengan tangan yang mengepal.
  3. Teknik ini memang terlihat mudah. Namun bila dipraktekkan akan terlihat bahwa kesulitan dalam melakukan service bawah adalah mengarahkan bola sesuai keinginan, dengan latihan yang sering dan rutin kalian akan mudah melakukan service bawah.
2. Teknik Service Mengapung
Teknik service mengapung atau floating overhand service adalah teknik service dimana bola yang melambung tidak berputar sehingga terlihat mengapung atau mengambang di udara.
Service mengapung dapat dilakukan dengan cara:
  1. Berdirilah menghadap lapangan.
  2. Posisikan kedua kaki sejajar dengan bahu.
  3. Lambungkan bola ke atas (lebih tinggi dari kepala).
  4. Pukul bola di bagian tengah belakang.
3. Overhand Around House Service
Overhand round-house service memiliki nama lain Hook Service. Service ini tergolong cukup sulit untuk dilakukan. Untuk melakukan service ini kalian harus memiliki ketepatan untuk memukul bola agar bisa melewati net dan bola harus berputar agar tidak menjadi floating serve. Cara melakukannya adalah:
  1. Genggam bola di depan badan dengan tangan kiri.
  2. Lemparkan bola ke atas dan berikan simpangan terjauh bagi tangan kanan dan lekukkan kaki kiri sedikit.
  3. Pukul bola dengan ayunan melingkar dari tangan kanan saat posisi sudah tepat dan jadikan kaki kiri sebagai tumpuan berat badan.
Sekilas cara melakukan service ini seperti floating service, namun perbedaannya terletak pada pemolesan bola. Karena floating service gerakan bola adalah diam tidak boleh sampai berputar, sedangkan overhand around service memanfaatkan perputaran bola agar mendapat service yang dapat menukik ataupun berbelok.

4. Jumping service
Jumping service inilah teknik service tersulit karena selain ketepatan saat memukul bola kita harus memiliki ketepatan dalam melompat untuk melakukan service. Selain teknik tersulit teknik ini juga adalah teknik yang paling keren untuk melakukan service karena teknik ini sering dilakukan oleh profesional. Keunggulan dari teknik ini adalah lebih sulit untuk dihalau lawan karena tingkat kecepatan bola yang lebih keras dibanding  teknik yang lain. Cara melakukan teknik ini adalah:
  1. Berdirilah agak jauh dari belakang lapangan.
  2. Pegang bola dengan kedua tangan.
  3. Lambungkan bola kira-kira 3 meter dari tanah.
  4. Jika merasa mendapat saat yang tepat rendahkan badan dan tekuk lutut untuk bersiap melompat setinggi-tingginya.
  5. Pukul bola layaknya smash dengan menekuk pergelangan agar menciptakan pukulan topspin.
  6. Gerakan ini tidak dapat di kuasai dalam waktu singkat selain sering berlatih anda juga harus memiliki jam terbang yang tinggi untuk mengusai teknik profesional ini.
B. Teknik Dasar Gerakan Passing
Teknik dasar gerakan passing atau juga bisa disebut reception adalah teknik yang bertujuan untuk menerima, menahan dan mengendalikan bola service dari pemain lawan teknik passing di bagi menjadi dua macam yaitu passing atas dan passing bawah, Berikut adalah penjelasan dari masing-masing.

1. Teknik Dasar Passing Atas
Teknik Passing Atas adalah teknik yang biasa digunakan untuk memberikan umpan atau set up dari toser ke pemain yang akan melakukan smash, karena itu teknik passing atas ini sangat berguna dalam permainan bola voli. Passing atas atau overhand pass dibagi menjadi 2 yaitu teknik passing atas setinggi wajah dan passing atas normal. Passing atas normal dan passing atas setinggi wajah sejatinya adalah sama, hanya perbedaannya terletak pada posisi bola saat melakukan passing. Passing Atas normal adalah dimana posisi bola berada di atas depan wajah pemain, sedangkan passing atas depan wajah adalah kedudukan bola berada tepat di depan wajah pemain. Berikut adalah cara yang benar untuk melakukan passing atas:
  1. Bukalah kaki selebar bahu dan lutut sedikit ditekuk.
  2. Kedua tangan berada di depan dahi, kedua ibu jari dan telunjuk membentuk segitiga. Pandangan harus fokus pada arah datangnya bola.
  3. Saat bola datang, terima bola dengan jari-jari tangan, tekuk pergelangan tangan kedalam. Saat menerima usahakan tangan rileks.
  4. Dorong bola dengan cara menggerakan pergelangan tangan ke arah luar dan diikuti gerakan meluruskan siku-siku.
  5. Gerakkan kaki agak menjinjit.
2. Teknik Dasar Passing Bawah
Teknik passing bawah juga menjadi teknik yang penting bagi pemain amatir untuk menjadi profesional. karena teknik ini  biasanya dilakukan untuk menerima bola service dan smash dari lawan. Passing Bawah dibagi menjadi 2 macam yaitu teknik dasar passing bawah satu tangan dan teknik dasar passing bawah dua tangan, berikut penjelasan masing-masing:

a. Teknik Dasar Passing Bawah Satu Tangan
Teknik dasar passing bawah satu tangan adalah keadaan dimana jangkauan pemain terlalu jauh dan rendah untuk melakukan passing atas. Hal ini biasanya terjadi saat pemain yang pertama menerima bola tidak sempurna dalam melakukan pengembalian bola. Teknik ini dilakukan dengan cara badan sedikit dibungkukkan, namun apabila dirasa tetap tidak bisa mencapai jangkauan pemain maka biasanya pemain akan nekad melompat terbang untuk menyelamatkan bola.

b. Teknik Dasar Passing Bawah Dua Tangan
Teknik dasar passing bawah biasa dilakukan ketika bola dirasa akan jatuh tepat di depan pemain. Teknik ini biasa dilakukan saat menerima service dan smash dari musuh yang masih berada dalam jangkauan namun posisi bola terlalu rendah. Teknik dasar passing bawah dua tangan memiliki 2 macam metode yaitu The Dig dan Thumb Over Palm metode.
Teknik The Dig adalah di mana posisi tangan berada dalam posisi seperti menyendok dengan mengepalkan kedua tangan. Teknik The Dig adalah teknik yang sering digunakan untuk menerima service lawan karena dengan teknik ini kita dapat mengarahkan bola sesuai keinginan kita, namun teknik ini lebih sulit ketimbang teknik thumb over palm. Teknik The Dig adalah posisi tangan kanan menggenggam 4 jari tangan kiri dan ibu jari tangan kiri menindih ibu jari tangan kanan atau sebaliknya. The Dig adalah teknik yang sangat umum dipakai oleh para pemain voli, teknik The Dig juga sangat sering diajarkan pada murid oleh guru olahraga mereka, ini dikarenakan teknik The Dig lebih mudah di praktikan dan The Dig dianggap memiliki tingkat akurasi yang lebih tinggi saat melakukan Passing daripada teknik Thumb Over Palm.

Sedangkan thumb over palm tangan kiri mengepal dan tangan kanan menggenggam tangan kiri. Perlu anda ingat bahwa teknik ini adalah teknik penentu dalam permainan. Bila dalam melakukan Passing kalian tergolong cukup mahir kemungkinan kecil musuh dapat mencetak skor, begitu pula sebaliknya bila penerimaan kalian sangatlah kurang, maka setiap musuh melakukan serangan kemungkinan besar bola tidak bisa diterima dengan baik sangatlah tinggi dan dapat menambah skor musuh.

C. Teknik Dasar Blocking
Teknik Blocking adalah satu satunya teknik yang pilih-pilih pemain. Karena teknik blocking hanya digunakan untuk menahan dan mencegah serangan dari lawan seperti smash. Karena itu teknik ini hanya bisa dilakukan pemain yang memiliki badan yang tinggi, namun tidak menutup kemungkinan tinggi badan kita bertambah suatu saat dan mencukupi untuk bisa melakukan teknik blocking, jadi teknik ini juga harus kalian kuasai. Cara melakukan teknik ini cukup sulit jika sudah bertemu lawan kalian harus memahami situasi kapan musuh akan melakukan smash atau serangan dan kapan musuh akan melakukan tipuan. Berikut adalah cara untuk melakukan teknik blocking secara umum:
  1. Bersiaplah di dekat net.
  2. Lutut ditekuk bersiap untuk melompat, posisi tangan di depan dada bersiap menghalau bola.
  3. Di saat yang tepat lompatlah setinggi mungkin dengan tangan rapat dan mengarah ke atas. Ingat tangan kalian haruslah rapat agar bola tidak sampai lolos menebus celah tangan anda.
  4. Mendaratlah dengan kaki sedikit mengeper agar minim resiko cedera
Teknik blocking bila dilihat dari sudut pandang banyak orang yang melakukan, maka dapat dibagi menjadi 2 macam yaitu Block tunggal dan Block berkawan. Blocking tunggal dilakukan oleh satu orang pemain sedangkan blocking berkawan dilakukan lebih dari 1 orang, biasanya 2-3 orang. Pada sudut pandang gerakan teknik block dapat dibagi menjadi 2 yaitu teknik blocking aktif dan teknik blocking pasif. Teknik blocking aktif adalah situasi dimana pemain yang memblok menggerakan tangan dengan kuat sehingga posisi tangan menjadi sangat dekat dengan net. Teknik blocking pasif adalah saat dimana pemain yang memblok tidak menggerakan tangan saat melakukan block. Jika pada saat latihan, teknik blocking biasanya dilakukan dengan diri sendiri saja sudah cukup, tanpa smash yang sesungguhnya.

D. Teknik Dasar Smash Atau Spike
Teknik smash atau spike adalah gerakan melompat dan memukul bola voli dengan derajat kemiringan terkecil dan kekuatan terbesar ke arah daerah lawan. Teknik Smash adalah teknik yang paling menarik untuk dipelajari dari teknik dasar bola voli, karena teknik ini adalah teknik paling keren dan menjadi momok bagi tim lawan karena teknik dasar smash yang tepat dapat meningkatkan perolehan skor.

Teknik Smash tidak mudah dipelajari dan dikuasai, sebab kita harus memiliki insting ke mana dan kapan kita harus memukul bola agar mendapat tembakan yang pas. Bukan hanya itu, bila sudah masuk ke dalam pertandingan kita juga harus bisa melewati blok dari lawan.
Secara umum cara melakukan Smash adalah:
  1. Awalan: Ambil jarak sekitar 3 meter dari letak bola umpan akan melambung. Ambil langkah sedikit lebar dengan satu kaki disusul kaki yang lain di sebelahnya. Di ikuti dengan gerakan tangan dijulurkan ke depan diayunkan ke belakang.
  2. Loncatan: meloncatlah setinggi mungkin. Saat meloncat pastikan tangan terayun ke depan lalu ke atas dan bersiap melakukan smash.
  3. Pukulan: Pukul bola ke daerah lawan dengan sedikit polesan agar bola dapat berputar dan turun menukik.
  4. Pendaratan: Mendaratlah dengan sedikit mengeper agar mengurangi resiko terkena cedera atau keseleo.
Smash menurut arah bola dibagi menjadi 2 yaitu smash silang dan smash lurus. Seperti namanya, smash silang adalah smash yang diarahkan diagonal ke kiri atau ke kanan untuk mengincar daerah yang kosong milik lawan. Sedangkan teknik smash lurus adalah smash yang mengarah lurus ke depan karena dirasa pukulan dan ruang kosong di depan sudah pas untuk dijadikan sasaran.
Smash menurut set-up atau umpannya dibagi menjadi 4 macam yaitu open smash, semi smash, quick smash, push smash.